Avatar

Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I

Penulis Kolom

53 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Damai dengan Diri Sendiri



Rabu , 24 September 2025



Telah dibaca :  73

Jika hati manusia laksana laut, maka ia merupakan lautan yang tidak bertepi. Hati sangat kecil, tapi ia mampu menjangkau seluruh isi dunia, bahkan sampai juga berisi tentang segala sesuatu yang bersifat keimanan. Di tempat ini keimanan seseorang menancap dengan kuat. Di tempat ini juga manusia terombang-ambing  laksana di tengah laut karena ia tidak mempunyai iman. Q.S. Al-Baqarah ayat 15 menceritakan kondisi orang kafir atau munafik sebagai berikut:

اَللّٰهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِيْ طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُوْنَ ۝١٥

Artinya:

Allah akan memperolok-olokkan dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.

اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ اشْتَرَوُا الضَّلٰلَةَ بِالْهُدٰىۖ فَمَا رَبِحَتْ تِّجَارَتُهُمْ وَمَا كَانُوْا مُهْتَدِيْنَ ۝١٦

Artinya:

Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk. Maka, tidaklah beruntung perniagaannya dan mereka bukanlah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.

Al-Qurtubi telah menjelaskan perilaku orang-orang munafik dan kaum yahudi yang selalu melakukan konspirasi besar-besaran untuk menghancurkan Islam pada masa Nabi Muhammad (Qurthubi, 2015) dengan cara-cara sebagai berikut: pertama, mereka akan bersikap manis dan selalu respek terhadap keputusan-keputusan nabi dalam berdakwah; kedua, mereka mempunyai rencana untuk menghancurkan nya. Informasi yang mereka dapat dberikan kepada para pemimpin mereka. Sikap tersebut sebagai wujud ketakutan atas perkembangan Islam yang sangat pesat saat itu. Rencana mereka gagal. Mereka tidak mendapatkan keberuntungan perniagaan [majaz dari hidayah,karena tradisi mereka berdagang]. Akibatnya mereka hidup dalam kesesatan selama-lamanya (Qurthubi, 2015).

Bagi kaum yahudi dicap sebagai orang-orang sesat bukanlah sesuatu yang sangat menyakitkan. Mereka sudah terbiasa dengan konspirasi sejak zaman para nabi. Bahkan para nabi dan rasul tidak lepas dari serangan teror, intimidasi bahkan ada yang sampai dibunuh oleh mereka.

Penulis membaca terjemahan buku berjudul “Ayat-ayat setan yahudi” terjemahan dari buku “The protocols of the learned elders of zion”. Penerjemahnya yaitu Drs. Suleiman sebagai berikut:

Tidak dapat dielakan, demi tujuan kita, perang bagi kita tidaklah menghasilkan keuntungan territorial (perluasan wilayah geografis). Tapi, perang harus berdasarkan pertimbangan ekonomi. Bangsa yang kita peras, kita atur sehingga mereka tidak akan menolak bantuan yang kita berikan, yang membantu memperkokoh keunggulan kita. Cara ini akan menempatkan kedua belah pihak pada rasa belas kasihan para agen internasional kita dengan beribu-ribu mata pengawa yang tidak terikat oleh pembatasan apapun. hak-hak internasional kita akan mengikis hak-hak nasional dalam artian kita yang sebenarnya memerintah negara tersebut, tetap seperti hukum yang mengatur hubungan kenegaraan mereka sendiri (Suleiman, 1992).

Ketika kaum yahudi mendapat kutukan dari tuhan dan kemudian kehilangan negara nya, mereka berdiaspora ke berbagai negara di belahan dunia. Di masing-masing negara mulai dari barat sampai timur, mereka menjadi pekerja keras. Mereka juga sangat disiplin melakukan penelitian dan meningkatkan kualitas pendidikannya. Walhasil mereka menguasai sektor-sektor penting dalam kehidupan di setiap negara. ekonomi, pendidikan, budaya dan politik telah dikuasi oleh nya. Era revolusi industri tahun 1760-an-1940-an di Inggris  hingga revolusi teknologi kekinian telah berada di genggamananya. Mereka telah menikmati hasil kerja keras yang sangat luarbiasa. Semua negara berada dalam genggamannya.

Kaum Yahudi dan kaum munafik pada era Nabi Muhammad pada masa dulu kini telah menguasai dan mengendalikan bangsa di dunia. Saat mereka tidak diterima di terusir dari negara Islam, mereka mencari penghidupan baru dengan terus membawa dendam kepada umat Islam. Mereka hidup dalam penderitaan. Mereka terus belajar dan bekerja, pada akhirnya mereka memegang kendali peradaban….. Hukum tertinggi adalah mafia. Pada posisi puncak mafia ada “orang besar”. ia adalah anggota mafia yang paling berpengalaman. Ia dihormati dan di dengarkan keputusannya. Keputusan mafia adalah Keputusan bersama dalam rangka menghadapi musuh dari luar. Mereka pun Bersatu melawan di luar mafia (Yahya, 2004),

Kaum yahudi dan munafik telah membuktikan kesukesan luarbiasa dalam kehidupan di dunia. Mereka telah menggenggam kunci-kunci kekayaan dan kekuasan. Namun demikian, Allah SWT telah mengunci pintu  hatinya. Mereka akan mendapatkan siksaan yang sangat berat di hari kiamat atas segala perbuatan yang telah dilakukan di dunia.



Penulis : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Ghibah: Luka dari Sebuah Ucapan
15 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   151

Ngatur Jiwa di Malam Jum’at
08 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   316

Ketika Mata Dijaga, Hati Pun AkanTerjaga
10 April 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   31

Jalan Bertahap Menuju Hidayah
16 Januari 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   238

Kisah Seekor Nyamuk
30 November 2025   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   59

   Berita Popular

Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1545


Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1117


Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      956


Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      950