
Jika hati manusia laksana laut, maka ia
merupakan lautan yang tidak bertepi. Hati sangat kecil, tapi ia mampu
menjangkau seluruh isi dunia, bahkan sampai juga berisi tentang segala sesuatu
yang bersifat keimanan. Di tempat ini keimanan seseorang menancap dengan kuat.
Di tempat ini juga manusia terombang-ambing laksana di tengah laut karena ia tidak
mempunyai iman. Q.S. Al-Baqarah ayat 15 menceritakan kondisi orang kafir atau
munafik sebagai berikut:
اَللّٰهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِيْ طُغْيَانِهِمْ
يَعْمَهُوْنَ ١٥
Artinya:
Allah akan memperolok-olokkan dan membiarkan mereka terombang-ambing
dalam kesesatan.
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ اشْتَرَوُا الضَّلٰلَةَ بِالْهُدٰىۖ فَمَا رَبِحَتْ
تِّجَارَتُهُمْ وَمَا كَانُوْا مُهْتَدِيْنَ ١٦
Artinya:
Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk. Maka,
tidaklah beruntung perniagaannya dan mereka bukanlah orang-orang yang
mendapatkan petunjuk.
Al-Qurtubi telah menjelaskan perilaku orang-orang munafik dan kaum
yahudi yang selalu melakukan konspirasi besar-besaran untuk menghancurkan Islam
pada masa Nabi Muhammad
Bagi kaum yahudi dicap sebagai orang-orang sesat bukanlah sesuatu yang
sangat menyakitkan. Mereka sudah terbiasa dengan konspirasi sejak zaman para
nabi. Bahkan para nabi dan rasul tidak lepas dari serangan teror, intimidasi
bahkan ada yang sampai dibunuh oleh mereka.
Penulis membaca terjemahan buku berjudul “Ayat-ayat setan yahudi”
terjemahan dari buku “The protocols of the learned elders of zion”.
Penerjemahnya yaitu Drs. Suleiman sebagai berikut:
Tidak dapat dielakan, demi tujuan kita, perang bagi kita tidaklah
menghasilkan keuntungan territorial (perluasan wilayah geografis). Tapi, perang
harus berdasarkan pertimbangan ekonomi. Bangsa yang kita peras, kita atur
sehingga mereka tidak akan menolak bantuan yang kita berikan, yang membantu
memperkokoh keunggulan kita. Cara ini akan menempatkan kedua belah pihak pada
rasa belas kasihan para agen internasional kita dengan beribu-ribu mata pengawa
yang tidak terikat oleh pembatasan apapun. hak-hak internasional kita akan
mengikis hak-hak nasional dalam artian kita yang sebenarnya memerintah negara
tersebut, tetap seperti hukum yang mengatur hubungan kenegaraan mereka sendiri
Ketika kaum yahudi mendapat kutukan dari tuhan dan kemudian kehilangan
negara nya, mereka berdiaspora ke berbagai negara di belahan dunia. Di
masing-masing negara mulai dari barat sampai timur, mereka menjadi pekerja
keras. Mereka juga sangat disiplin melakukan penelitian dan meningkatkan
kualitas pendidikannya. Walhasil mereka menguasai sektor-sektor penting dalam
kehidupan di setiap negara. ekonomi, pendidikan, budaya dan politik telah
dikuasi oleh nya. Era revolusi industri tahun 1760-an-1940-an di Inggris hingga revolusi teknologi kekinian telah
berada di genggamananya. Mereka telah menikmati hasil kerja keras yang sangat
luarbiasa. Semua negara berada dalam genggamannya.
Kaum Yahudi dan kaum munafik pada era Nabi Muhammad pada masa dulu kini
telah menguasai dan mengendalikan bangsa di dunia. Saat mereka tidak diterima
di terusir dari negara Islam, mereka mencari penghidupan baru dengan terus
membawa dendam kepada umat Islam. Mereka hidup dalam penderitaan. Mereka terus
belajar dan bekerja, pada akhirnya mereka memegang kendali peradaban….. Hukum
tertinggi adalah mafia. Pada posisi puncak mafia ada “orang besar”. ia adalah
anggota mafia yang paling berpengalaman. Ia dihormati dan di dengarkan
keputusannya. Keputusan mafia adalah Keputusan bersama dalam rangka menghadapi
musuh dari luar. Mereka pun Bersatu melawan di luar mafia
Kaum yahudi dan munafik telah membuktikan kesukesan luarbiasa dalam
kehidupan di dunia. Mereka telah menggenggam kunci-kunci kekayaan dan kekuasan.
Namun demikian, Allah SWT telah mengunci pintu
hatinya. Mereka akan mendapatkan siksaan yang sangat berat di hari
kiamat atas segala perbuatan yang telah dilakukan di dunia.
Penulis : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I
Ghibah: Luka dari Sebuah Ucapan
15 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   151
Ngatur Jiwa di Malam Jum’at
08 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   316
Ketika Mata Dijaga, Hati Pun AkanTerjaga
10 April 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   31
Jalan Bertahap Menuju Hidayah
16 Januari 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   238
Kisah Seekor Nyamuk
30 November 2025   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   59
Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1545
Golongan Orang Yang dirindui Surga Bagian I (Bang Herman Sang Ojol Sholeh).
Senin , 12 Mei 2025      1235
Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1117
Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      956
Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      950