Avatar

Khairan Efendi

Penulis Kolom

44 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Kebersamaan dalam Pandangan Islam: Suka dan Duka Sejak 12 Desember 2009



Jumat , 12 Desember 2025



Telah dibaca :  351

Kebersamaan dalam Pandangan Islam: Suka dan Duka Sejak 12 Desember 2009
Enam belas tahun adalah perjalanan yang panjang dalam hidup manusia, namun dalam pandangan Islam, kebersamaan yang dijalani dengan niat yang lurus dan hati yang ikhlas adalah sebuah ibadah yang bernilai tinggi. Sejak 12 Desember 2009, langkah kebersamaan ini bukan sekadar cerita dua manusia, melainkan bagian dari takdir Allah yang ditulis untuk saling menguatkan, saling mengingatkan, dan saling menuntun dalam kebaikan.
Bersama dalam Ketentuan Allah
Islam mengajarkan bahwa setiap pertemuan bukan kebetulan, melainkan bagian dari rencana Allah yang Maha Mengetahui. Allah berfirman:
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz-Dzariyat: 49)
Kebersamaan yang telah terjalin selama 16 tahun ini adalah bukti bahwa Allah mempertemukan dua hati untuk saling melengkapi. Dalam suka ada syukur, dalam duka ada kesabaran, dan dalam setiap langkah ada hikmah yang Allah selipkan.
Suka yang Menjadi Nikmat, Duka yang Menjadi Ujian
Dalam Islam, kebahagiaan adalah nikmat yang harus disyukuri. Tawa yang dibagikan, keberhasilan yang diraih, dan momen sederhana yang memberi ketenangan adalah bentuk kasih sayang Allah. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri yang banyak.” (HR. Ahmad)
Namun, kebersamaan bukan hanya tentang bahagia. Ada duka yang menguji keteguhan hati. Dalam duka itulah Allah hendak memurnikan rasa, memperkuat jiwa, dan mendewasakan hubungan. Allah berfirman:
“Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6)
Ujian bukan untuk melemahkan, tetapi untuk meninggikan derajat mereka yang mampu bersabar dan tetap saling menjaga.
Membangun Rumah dalam Ridha Allah
Enam belas tahun kebersamaan berarti enam belas tahun belajar memahami, berkorban, memaafkan, dan memperbaiki diri. Dalam Islam, hubungan apa pun yang dibangun atas dasar kebaikan dan ketulusan adalah bagian dari amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya.” (HR. Tirmidzi)
Kebaikan, kasih sayang, dan saling menghormati merupakan fondasi hubungan yang diberkahi Allah. Selama 16 tahun, perjalanan ini telah menjadi ladang pahala—selama dijalani dengan niat untuk mencari ridha-Nya.
Melangkah ke Masa Depan dengan Tawakal
Kini, setelah 16 tahun berlalu sejak 12 Desember 2009, perjalanan ini masih terus berlanjut. Islam mengajarkan bahwa masa depan adalah rahasia Allah, namun manusia diperintahkan untuk terus berusaha dan bertawakal.
“Dan bertawakallah kepada Allah; cukuplah Allah sebagai Pelindung.” (QS. Al-Ahzab: 3)
Semoga kebersamaan yang telah melewati suka dan duka ini terus diberkahi. Semoga Allah menjadikan tahun-tahun berikutnya lebih penuh cinta, lebih mendekatkan pada kebaikan, serta menjadi jalan menuju sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Doa yang diminta
Ya Allah, berkahilah kebersamaan ini, kuatkan hati-hati yang telah Engkau satukan sejak 12 Desember 2009, lapangkanlah jalan menuju kebaikan, dan jadikanlah setiap langkah sebagai amal yang Kau ridai. Aamiin

12-12-2009/12-12-2025



Penulis : Khairan Efendi


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

APBN, APBD DAN KURBAN
30 Mei 2026   Oleh : Prof. Dr. H. Ilyas Husti. MA   24

Hari Tasyriq Terakhir: Saat Ritual Berakhir, Misi Dimulai
30 Mei 2026   Oleh : Dr.H.Mawardi M.Saleh,Lc.,MA   32

Kurban dari Baitul Māl
29 Mei 2026   Oleh : Dr.H.Mawardi M.Saleh,Lc.,MA   9

Panen Raya Pahala: Di Bulan Dzulhijjah
19 Mei 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   24

Guru PAUD, Pelukis Masa Depan dengan Cinta dan Ketulusan
09 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   389

   Berita Popular

Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1560


Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1133


Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      971


Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      954