
Allah menciptakan planet bumi sebagai
planet terbaik. Di dalam nya ada para nabi dan ada makah sebagai tempat
menghadap umat Islam seluruh dunia.
Q.S. Al-Baqarah ayat 22 sebagai berikut:
الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ فِرَاشًا وَّالسَّمَاۤءَ بِنَاۤءًۖ وَّاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ
مَاۤءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْۚ فَلَا تَجْعَلُوْا
لِلّٰهِ اَنْدَادًا وَّاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ٢٢
(Dialah) yang menjadikan bagimu bumi
(sebagai) hamparan dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air
(hujan) dari langit, lalu dia menghasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan
sebagai rezeki untuk kamu. Oleh karena itu, janganlah kamu mengadakan
tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.
Kata [فِرَاشًا]
mempunyai arti Kasur yang dihamparkan dan nyaman berada di atasnya. Termasuk
hamparan tersebut Sungai, gunung, lautan dan hutan. Semua itu adalah hamparan
yang sangat memberi manfaat bagi manusia
Bumi sebagai hamparan atau tempat tinggal
terbaik. Pada setiap bagian dari bumi ada sekelompok manusia yang menjadi
penghuninya. Mereka mempunyai kelebihan dan kekurangan antara satu kelompok
dengan kelompok lainnya. mereka mempunyai cara untuk eksis dengan kondisi
lingkungan yang ada. Itulah keadilan Tuhan.
Orang eskimo tinggal di kutub utara. Sangat
dingin. Daerah es. Ia terdiri dari dua suku besar yaitu suku inuit dan yupik.
Mereka membuat rumah-rumah dari es balok dari salju bernama igloo. Mereka bisa
hidup beradab-abad di tempat yang sangat dingin. Tuhan juga telah menyediakan
makanan sesuai dengan kondisi daerah dan kebutuhan hidupnya. Mereka tidak ingin
pindah dari daerah tersebut. ada rasa nyaman dan punya ikatan batin pada
kondisi tempat seperti itu.
Lain daerah, geografis lain lagi pola
hidupnya dan cara bertahan hidup di daerah tersebut. Ada nya perbedaan iklim
dan geografis serta fasilitas yang disediakan oleh alam juga telah membentuk
suatu kebiasaan, adat-istiadat dan budaya yang berbeda-beda.
Pada daerah-daerah yang mempunyai iklim
ekstrim baik sangat dingin dan sangat panas atau perubahan ekstrim antara panas
dan dingin sangat cepat di daerah tersebut akan tercipta suatu budaya yang
lebih memfokuskan untuk bertahan hidup. Sedangkan manusia yang telah
dianugerahi kekayaan alam yang melimpah seperti di Asia Tenggara, umpamanya
seperti di Indonesia maka akan menemukan kekayaan budaya yang sangat beragam
dan akan terus bermunculan setiap waktu. Sebab kondisi alam sangat mendukung,
iklim sesuai dengan kondisi tubuh dan kekayaan alam sangat melimpah. banyak
kesempatan untuk merefleksikan diri dengan berbagai aktivitas yang bersentuhan
dengan kehidupan sosial.
Ada benarnya jika Ibnu Khaldun mengatakan daerah-daerah
dingin mengalami kemiskinan kebudayaan dan peradaban. Kalah oleh daeah-daerah
yang mempunyai iklim panas [apalagi tropis].
Praduga tersebut karena ia hidup pada
wilayah-wilayah yang terkena sinar matahari dengan baik, yaitu di Tunisia. Ia
belum pernah masuk pada wilayah-wilayah yang dingin. Ia berasumsi, bagaimana
mereka bisa hidup dan bertahan di tempat sangat dingin. Itu sesuatu yang sangat
sulit untuk bisa membangun tatanan kehidupan yang berkesinambungan.
Tentu saja satu sisi ada benarnya jika
berbicara pada keanekagaman budaya, tapi pada sisi intelektual dan daya tahan
tubuh orang-orang yang hidup di daerah dingin justru bisa lebih eksis ketika
masuk ke wilayah yang sub-tropis ataupun tropis. Mereka hidup dengan pola makan
yang sangat baik dan higeinis yaitu makan-makanan yang tidak melalui proses
kimiawi. Semua makanan melalui proses alami. Sehingga sangat baik untuk kesehatan
tubuh. Kondisi ini mempengaruhi kecerdasan dan kekuatan tubuh. Bukti empiris
semakin terlihat saat sekrang ini, bahwa negara-negara yang terkenal dengan
daerah-daerah dingin saat sekarang ini mempunyai keunggulan dalam bidang ilmu
pengetahuan dan keahlian-keahlian lainnya seperti dalam bidang teknik dan olah
raga.
Tentang pengaruh pola makan terhadap
kecerdasan dan daya tahan tubuh, berikut pendapat para ilmuwan sebagai berikut:
Ikan merupakan menu yang sehat dan
menyehatkan. Suku Inuit Eskimo jauh lebih jarang terkena penyakit seperti
jantung dan diabetes dibandingkan dengan orang-orang Eropa. Padahal mereka
sangat kaya dengan lemak. Sebab Ikan di daerah dingin mengandung asam lemak omega-3, sedangkan lemak yang
terdapat pada makanan barat mengandung omega-6…Orang Jepang di Okinawa terkenal
umur paling panjang di dunia. Pasca perang dunia ke-2, pola makanan Jepang
mengikuti pola makanan bangsa barat yaitu kualitas asam omega dari ikan laut
dengan standar omega-6. Pada tahun 1990, penduduk Okinawa menjadi nomor-5 umur
terpanjang di dunia
Kini bangsa yang mempunyai daya intelektual
tinggi dan daya tahan tubuh sangat baik serta postur tubuh semakin ideal salah
satu faktor pendukung yaitu mengkonsumsi ikan laut yang mengandung asam lemak
omega-3 seperti Ikan Salmon, Ikan Tuna dan Mackerel. Manfaat dari ikan-ikan tersebut antara lain
makin memperlancar komuniasi di antara neuron, makin bagus kerja otak. Makin
mudah meningat, makin efektif belajar dan makin cerdas mengatasi masalah
Negara-negara penghasil ikan salmon di
dunia yaitu: Norwegia, Swedia, Inggris Raya, Chili, Kanada, Kepulauan Faroe, Denmark,
Australia, Swiss, Islandia, Finlandia, Amerika Serikat, Irlandia, Hungaria, dan
Belanda. Hampir semua penduduk negara tersebut mempunyai tingkat kecerdasan
tinggi dan mempunyai tubuh ideal. Ini bagian dari bukti Ikan Salmon dan Ikan
Tuna sangat membantu meningkatkan daya ingatan dan kecerdasan sangat baik.
Namun dibalik kelebihan tersebut, Tuhan
juga memberikan kelebihan di daerah-daerah bukan penghasil Ikan Salmon dan
Tuna. Tuhan menganugerahi Ikan Lemuru, Daging Rusa, Kerbau, Minyak Taitun dan
Sayuran Hijau sebagai sumber asam omega-3 yang sangat membantu kecerdasan otak.
Ini sangat membantu meningkatkan kecerdasan otak manusia pada level yang sangat
baik. Semua itu ada di negara seperti Indonesia.
Walhasil, setiap kelebihan pada bangsa
tertentu ada kekurangan di sisi lain. Semua dicptakan oleh Allah agar saling
mengenal dan saling belajar serta membuka diri untuk terus meningkatkan
kualitas diri. Harapannya semakin dekat dan semakin mencintai Allah SWT.
Penulis : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I
Ghibah: Luka dari Sebuah Ucapan
15 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   151
Ngatur Jiwa di Malam Jum’at
08 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   316
Ketika Mata Dijaga, Hati Pun AkanTerjaga
10 April 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   31
Jalan Bertahap Menuju Hidayah
16 Januari 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   238
Kisah Seekor Nyamuk
30 November 2025   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   59
Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1545
Golongan Orang Yang dirindui Surga Bagian I (Bang Herman Sang Ojol Sholeh).
Senin , 12 Mei 2025      1235
Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1117
Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      956
Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      950