Avatar

Khairan Efendi

Penulis Kolom

44 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Membangun Umat Bersama Al-Zarnuji



Kamis , 23 April 2026



Telah dibaca :  121

Membangun Umat Bersama Al-Zarnuji

Dalam sejarah pendidikan Islam, kita mengenal seorang ulama bernama Burhanuddin Az-Zarnuji. Beliau menulis kitab Ta'lim al-Muta'allim, sebuah karya yang membahas tentang adab dan cara menuntut ilmu dengan benar. Walaupun ditulis ratusan tahun lalu, isi dan pesannya tetap terasa hidup hingga hari ini.

Al-Zarnuji mengajarkan bahwa tujuan belajar bukan sekadar menjadi pintar atau mendapatkan gelar. Ilmu harus dicari dengan niat yang benar, yaitu karena Allah dan untuk memberi manfaat kepada sesama. Niat inilah yang menjadi dasar dari semua proses pendidikan. Jika niatnya lurus, maka ilmu akan membawa keberkahan. Namun jika niatnya hanya untuk mengejar pujian, jabatan, atau keuntungan pribadi, maka ilmu bisa kehilangan arah.

Pesan ini sangat penting untuk kondisi kita sekarang. Di era modern, pendidikan sering diukur dari angka, peringkat, dan ijazah. Banyak orang berlomba-lomba meraih prestasi, tetapi kadang lupa pada tujuan utamanya. Tidak sedikit yang cerdas secara akademik, tetapi lemah dalam sikap dan tanggung jawab. Di sinilah pemikiran Al-Zarnuji menjadi pengingat bahwa ilmu dan akhlak tidak boleh dipisahkan.

Beliau juga menekankan pentingnya adab dalam menuntut ilmu. Menghormati guru, menjaga sopan santun, dan bersikap rendah hati adalah bagian dari keberhasilan belajar. Hari ini kita melihat tantangan yang tidak ringan. Perkembangan teknologi membuat informasi begitu mudah diakses. Anak-anak bisa belajar dari internet, media sosial, dan berbagai platform digital. Ini adalah peluang besar, tetapi juga ujian. Tanpa adab dan bimbingan, ilmu yang didapat bisa disalahgunakan atau tidak membawa kebaikan.

Selain itu, Al-Zarnuji mengingatkan bahwa mencari ilmu membutuhkan kesungguhan dan kesabaran. Tidak ada hasil tanpa usaha. Dalam suasana serba cepat seperti sekarang, banyak orang ingin hasil instan. Padahal, membangun kualitas diri memerlukan proses. Generasi yang kuat lahir dari latihan, disiplin, dan ketekunan, bukan dari jalan pintas.

Membangun umat hari ini tidak cukup hanya dengan memperbanyak sekolah, kampus, atau program pelatihan. Yang lebih penting adalah membangun karakter para penuntut ilmu. Jika anak-anak dididik dengan niat yang baik, adab yang benar, dan semangat belajar yang kuat, maka mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang amanah. Mereka tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu membawa manfaat bagi masyarakat.

Pemikiran Al-Zarnuji mengajak kita untuk kembali melihat pendidikan sebagai proses pembentukan manusia seutuhnya. Ilmu harus mendekatkan seseorang kepada Allah, memperbaiki akhlaknya, dan mendorongnya untuk berbuat baik kepada sesama. Ketika nilai-nilai ini hidup dalam sistem pendidikan dan dalam keluarga, maka umat akan lebih kokoh menghadapi perubahan zaman.

Membangun umat bersama Al-Zarnuji berarti menghidupkan kembali ruh pendidikan yang berlandaskan niat yang tulus, adab yang baik, dan kesungguhan dalam belajar. Jika nilai-nilai ini kita jaga dan amalkan bersama, insyaAllah akan lahir generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu menjadi cahaya di tengah tantangan zaman.



Penulis : Khairan Efendi


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

APBN, APBD DAN KURBAN
30 Mei 2026   Oleh : Prof. Dr. H. Ilyas Husti. MA   23

Hari Tasyriq Terakhir: Saat Ritual Berakhir, Misi Dimulai
30 Mei 2026   Oleh : Dr.H.Mawardi M.Saleh,Lc.,MA   31

Kurban dari Baitul Māl
29 Mei 2026   Oleh : Dr.H.Mawardi M.Saleh,Lc.,MA   7

Panen Raya Pahala: Di Bulan Dzulhijjah
19 Mei 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   22

Guru PAUD, Pelukis Masa Depan dengan Cinta dan Ketulusan
09 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   389

   Berita Popular

Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1560


Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1128


Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      971


Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      954