Avatar

Khairan Efendi

Penulis Kolom

44 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Menghidupkan Sya'ban Menuju Ramadan



Minggu , 25 Januari 2026



Telah dibaca :  243

Bulan Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriah. Bulan ini berada di antara bulan Rajab dan bulan Ramadan. Namun, tidak sedikit di antara kita yang melupakan keistimewaan bulan Sya’ban. Sebagian besar umat Islam lebih fokus mempersiapkan diri saat Ramadan tiba, padahal Sya’ban merupakan bulan pengantar yang sangat penting menuju Ramadan.
Dalam ajaran Islam, bulan Sya’ban memiliki keutamaan yang besar. Pada bulan inilah seluruh amal ibadah manusia selama satu tahun diangkat ke hadirat Allah SWT. Sayangnya, keutamaan ini sering kali dilupakan oleh hamba-hamba-Nya, sehingga Sya’ban berlalu begitu saja tanpa diisi dengan peningkatan amal ibadah.
Sya’ban, Tempat Mengukir Amal Ibadah
Di bulan Sya’ban, hendaknya kita memperbanyak amal ibadah sebagai bentuk persiapan spiritual menuju Ramadan. Membiasakan shalat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, serta melakukan berbagai amal kebaikan lainnya menjadi latihan penting untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Bulan Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk melatih diri agar lebih istiqamah dalam beribadah.
Keistimewaan Bulan Sya’ban
Adapun keistimewaan utama bulan Sya’ban adalah sebagai bulan diangkatnya amal perbuatan manusia selama setahun ke hadirat Allah SWT. Rasulullah SAW dikenal banyak melaksanakan puasa sunnah di bulan ini. Selain itu, Sya’ban juga menjadi masa persiapan rohani menuju Ramadan, bulan diturunkannya perintah bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta terdapat malam yang penuh ampunan, yaitu malam Nisfu Sya’ban.
Oleh sebab itu, sebagai orang mukmin, hendaknya kita tidak melupakan ajaran dan teladan Rasulullah SAW tentang keutamaan bulan Sya’ban. Menghidupkan bulan ini dengan amal ibadah merupakan wujud kecintaan kita kepada sunnah Nabi dan bentuk kesiapan menyambut bulan suci Ramadan.
Allah SWT masih memberikan kepada kita kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri. Bulan Sya’ban adalah momentum berharga, karena pada bulan inilah seluruh amal perbuatan manusia diangkat oleh Allah SWT.
Semoga kita semua termasuk hamba-hamba yang mendapatkan penilaian terbaik di sisi Allah SWT dan dipertemukan dengan Ramadan dalam keadaan iman yang lebih kuat.



Penulis : Khairan Efendi


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

APBN, APBD DAN KURBAN
30 Mei 2026   Oleh : Prof. Dr. H. Ilyas Husti. MA   23

Hari Tasyriq Terakhir: Saat Ritual Berakhir, Misi Dimulai
30 Mei 2026   Oleh : Dr.H.Mawardi M.Saleh,Lc.,MA   31

Kurban dari Baitul Māl
29 Mei 2026   Oleh : Dr.H.Mawardi M.Saleh,Lc.,MA   7

Panen Raya Pahala: Di Bulan Dzulhijjah
19 Mei 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   22

Guru PAUD, Pelukis Masa Depan dengan Cinta dan Ketulusan
09 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   389

   Berita Popular

Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1560


Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1128


Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      971


Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      954