Avatar

Khairan Efendi

Penulis Kolom

44 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Menjaga Lisan dan Tulisan dalam Perspektif Islam



Sabtu , 24 Januari 2026



Telah dibaca :  179

Menjaga Lisan dan Tulisan dalam Perspektif Islam

Lidah dan tulisan merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dengan penuh kesadaran. Dalam Islam, menjaga lisan bukan hanya menghindari kata-kata buruk, tetapi juga mencerminkan akhlak dan keimanan seseorang. Rasulullah SAW menekankan bahwa kualitas ucapan seorang Muslim mencerminkan kebaikan hatinya.
Kewajiban Berkata Benar dan Jujur
Islam menekankan pentingnya kejujuran dalam setiap perkataan. Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga. Sesungguhnya dusta membawa kepada keburukan, dan keburukan membawa ke neraka."(HR. Bukhari no. 6094; Muslim no. 2607)
Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.”(QS. Al-Ahzab: 70)
Berkata jujur mencakup menepati janji, menghindari penipuan, serta memperhatikan dampak perkataan terhadap orang lain. Setiap ucapan memiliki potensi membangun atau merusak hubungan sosial.
Lidah dan Tulisan sebagai Amanah
Tulisan merupakan perpanjangan lidah, terutama di era digital. Islam mengajarkan bahwa setiap amanah, termasuk amanah lidah dan pena, harus dijalankan dengan tanggung jawab. Tulisan yang menyebarkan informasi salah, kebencian, atau fitnah dapat menimbulkan konflik dan kerusakan sosial. Menjaga tulisan berarti  Memastikan kebenaran informasi sebelum dibagikan. Menyaring kata-kata agar tidak menyinggung atau merugikan orang lain. Menulis dengan niat positif untuk menyebarkan ilmu dan kebaikan.
Menjaga Lisan di Era Digital
Kemajuan teknologi memudahkan komunikasi, tetapi juga meningkatkan risiko konflik akibat ucapan atau tulisan yang tidak bijak. Beberapa prinsip menjaga lisan di era digital,  Berpikir sebelum berbicara atau menulis: Pastikan ucapan atau tulisan bermanfaat dan tidak menyakiti orang lain. Menghindari ujaran kebencian dan fitnah: Jangan menyebarkan konten yang merugikan. Memastikan kebenaran informasi, Cek sumber berita atau informasi sebelum dibagikan. Menggunakan bahasa yang sopan: Hindari kata kasar atau provokatif.
Contoh Praktis Menjaga Lisan dan Tulisan
Hindari menyebarkan gosip atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Gunakan kata-kata sopan saat memberi komentar di media sosial. Verifikasi informasi sebelum membagikannya. Manfaatkan tulisan untuk menyebarkan ilmu, dakwah, dan pesan moral positif. Rasulullah SAW bersabda: "Setiap seorang dari kalian akan dimintai pertanggungjawaban tentang lidahnya." (HR. Tirmidzi no. 2001, hasan shahih)
Renungan 
Lidah dan tulisan adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Islam menekankan kejujuran, manfaat, dan niat baik dalam setiap ucapan dan tulisan. Di era digital, kehati-hatian menjadi lebih penting agar komunikasi membawa kebaikan, bukan kerusakan. Dengan kesadaran ini, lidah dan tulisan dapat menjadi sarana dakwah, penyebaran ilmu, dan amal kebaikan. Semoga bermanfaat



Penulis : Khairan Efendi


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

APBN, APBD DAN KURBAN
30 Mei 2026   Oleh : Prof. Dr. H. Ilyas Husti. MA   23

Hari Tasyriq Terakhir: Saat Ritual Berakhir, Misi Dimulai
30 Mei 2026   Oleh : Dr.H.Mawardi M.Saleh,Lc.,MA   31

Kurban dari Baitul Māl
29 Mei 2026   Oleh : Dr.H.Mawardi M.Saleh,Lc.,MA   7

Panen Raya Pahala: Di Bulan Dzulhijjah
19 Mei 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   22

Guru PAUD, Pelukis Masa Depan dengan Cinta dan Ketulusan
09 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   389

   Berita Popular

Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1560


Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1128


Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      971


Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      954