Avatar

M.Taufik, S.Pd.i

Penulis Kolom

40 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Meraih keutamaan Bulan Muharram



Jumat , 26 Juni 2026



Telah dibaca :  12

لْحَمْدُ لِلّٰهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى خَيْرِ الْإِنْسَانِ مُبَيِّنًا عَلَى رِسَالَةِ الرَّحْمَنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ الْمَحْبُوْبِيْنَ جَمِيْعًا, وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ الْمُصْطَفَى:  قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُواْ فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ.   أَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللّٰهِ اِتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Kaum Muslimin rahimakumullah.

Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah swt, Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.

Hadirin yang dirahmati Allah, pada kesempatan yang mulia ini, izinkan khatib menyampaikan wasiat kepada kita semua, dan semoga senantiasa bermuara dalam kehidupan keluarga kita masing-masing, untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt. Ketakwaan itu kita wujudkan dengan penuh keikhlasan melalui ketaatan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Dalam kitab Kifayatul Atqiya halaman 21, Syekh Abi Bakr Syatta menjelaskan: 

  لَا يَنَالُ خَيْرًا عَاجِلًا وَلَا آجِلًا إِلَّا بِالتَّقْوَى وَلَا يُدْفَعُ شَرٌّ عَاجِلًا وَلَا آجِلًا ظَاهِرًا وَلَا بَاطِنًا إِلَّا بِالتَّقْوَى وَهِيَ وَصِيَّةُ اللَّهِ لِلأَوَّلِينَ وَالأَخِرِينَ

Artinya: "Tidak ada kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat, kecuali dengan takwa. Tidak ada yang bisa menolak keburukan, baik segera atau lambat, tampak maupun tersembunyi, kecuali dengan takwa. Itulah wasiat Allah kepada orang-orang terdahulu dan kemudian."

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah

Saat ini kita sedang berada di salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, yakni bulan Muharram. Sebagaimana firman Allah swt

:  إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُواْ فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Artinya, “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu,” (QS At-Taubah. Ayat 36).  

Ayat ini mencerminkan karunia luar biasa dari Allah swt. Dalam ayat tersebut, Allah menunjukkan kelembutan dan ketegasan, terhadap hamba-hamba-Nya yang mungkin tidak mampu menjaga ketaatan secara konsisten sepanjang tahun. Oleh karena itu, Allah menganugerahkan waktu istimewa selama empat bulan mulia, sebagai kesempatan bagi hamba-Nya untuk mengisi kekurangan dan menyempurnakan ketaatan yang terlewat di bulan-bulan lainnya. Emapat bulan mulia itu didalam hadis nabi sebutkan y aitu (dzulkoidah, zulhijjah, muharram dan rajab). Tentu dibulan tersebut ada perintah yang mulia dan Istimewa yang Allah siapkan kepada hambanya, sebagai kado Istimewa untuk memperbaiki amal ketaatan yang belum sempurna. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Imam Al-Qusyairi dalam kitab tafsir Lathaiful Isyarat, jilid 2, halaman 23

:   لَمَّا عَلِمَ أَنَّهُمْ لَا يُدَاوِمُونَ عَلَى مُلَازَمَةِ الْقُرْبِ أَفْرَدَ بَعْضَ الشُّهُورِ بِالتَّفْضِيلِ، لِيَخُصُّوهَا بِاسْتِكْثَارِ الطَّاعَةِ فِيهَا

Artinya: "Ketika Allah mengetahui bahwa hamba-hamba-Nya tidak dapat terus-menerus menjaga kedekatan dengan-Nya, maka Allah memberikan keutamaan pada beberapa bulan tertentu agar mereka memperbanyak ketaatan di dalamnya."

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah

Melihat keutamaan dan keistimewaan yang ada di bulan Muharram, seyogyanya bagi umat muslim tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Banyak sekali amalan yang sangat dianjurkan di bulan Muharram, di antaranya adalah puasa. Sebagaimana riwayat Imam Muslim dari sahabat Muawiyah: 

 قَالَ مُعَاوِيَةُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللّٰهِ ﷺ يَقُولُ لِهَذَا الْيَوْمِ هَذَا يَوْمُ عَاشُورَاءَ وَلَمْ يَكْتُبِ اللّٰهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ وَأَنَا صَائِمٌ فَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَصُومَ فَلْيَصُمْ وَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يُفْطِرَ فَلْيُفْطِرْ

Artinya: "Sahabat Muawiyah berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda tentang hari ini, 'Hari ini adalah hari Asyura, dan Allah tidak mewajibkan puasa bagi kalian pada hari ini. Namun aku sendiri berpuasa, maka barangsiapa di antara kalian yang ingin berpuasa, silakan berpuasa. Dan barangsiapa yang ingin tidak berpuasa, silakan tidak berpuasa.'"(HR Muslim)

Hadits tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah SAW menyebutkan tentang puasa Asyura dan bersabda "Aku sendiri berpuasa di hari Asyura" sabda ini tentu bermakna ada keutamaan dan kelebihan dalam puasa tersebut. Ini menunjukkan bahwa puasa Asyura memiliki kedudukan yang tinggi dan Rasulullah SAW memberikan contoh langsung dengan beliau berpuasa pada hari itu. Oleh karena itu, umat Islam dapat mengikuti contoh dari Rasulullah SAW dan berpuasa pada hari Asyura untuk mendapatkan keutamaan dan pahala yang agung.

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah

Kemudian amalan yang sangat dianjurkan di bulan Muharram adalah menyantuni anak yatim. Merawat dan memberi kasih sayang kepada mereka memiliki keutamaan luar biasa yang tidak dapat dilihat hanya dengan mata lahiriah. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Muhammad SAW: 

 إِنَّ رَجُلًا شَكَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَسْوَةَ قَلْبِهِ فَقَالَ أَطْعِمِ الْمِسْكِينَ وَامْسَحْ رَأْسَ الْيَتِيمِ

Artinya: "Sungguh, seorang laki-laki mengadukan kepada Nabi SAW tentang kerasnya hatinya, maka beliau bersabda, 'Berilah makan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim.'" (HR Ahmad)

Hadits Rasulullah SAW telah menegaskan betapa besar keutamaan merawat anak yatim. Mereka yang melakukannya akan memperoleh kemuliaan yang luar biasa, berupa ketenangan hati dan kebahagiaan jiwa yang mendalam.   Betapa agungnya nilai amal kebaikan di bulan Muharram, bulan yang penuh kemuliaan.

Semoga khutbah singkat ini menggugah semangat kita untuk senantiasa istiqamah berbuat baik, tidak hanya di bulan Muharram, tetapi juga di sepanjang waktu, hingga kita meraih rahmat dan rida Allah Ta’ala. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

 Khotbah II 

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا، أَمَّا بَعْدُ. فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ، إِتَّقُوااللّٰهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى، وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللّٰهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ. فقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللّٰهَ وَمَلَآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِى، يَآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلٰيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

 اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

 اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. 

رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ عِبَادَاللّٰهِ، إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشَآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ. يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. وَاذْكُرُوا اللّٰهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَ

 sumber : https://islam.nu.or.id/khutbah/khutbah-jumat 



Penulis : M.Taufik, S.Pd.i


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Tradisi Membaca dalam Islam
31 Mei 2026   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   15

Hidup Penuh dengan Kedamaian
30 Mei 2026   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   16

Etika Berbicara di Media Sosial
29 Mei 2026   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   11

Kurban: Jalan Menuju Ketakwaan dan Kepedulian
26 Mei 2026   Oleh : Khairan Efendi   22

Idul Fitri: Momentum Penyucian Hati dan Penguatan Takwa
18 Maret 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   72

   Berita Popular

Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1587


Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1169


Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      1005


Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      963