Avatar

Khairan Efendi

Penulis Kolom

44 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Sya‘ban: Bulan Persiapan Menuju Ramadhan



Kamis , 29 Januari 2026



Telah dibaca :  226

Alhamdulillāh, puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat dan rahmat-Nya, sehingga pada siang hari ini kita berkesempatan hadir di rumah Allah untuk menunaikan ibadah shalat fardhu Jumat di masjid yang kita cintai ini.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.
Allāhumma shalli ‘alā Sayyidinā Muhammad wa ‘alā āli Sayyidinā Muhammad.
Assalāmu‘alaika yā Rasūlallāh, assalāmu‘alaika yā Ḥabīballāh.

Pada hari yang penuh berkah ini, khatib menyeru kepada jamaah Jumat sekalian untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, yaitu dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Karena dengan takwa, Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap persoalan yang kita hadapi, dan dengan takwa pula Allah akan melimpahkan rezeki dari arah yang tidak kita sangka-sangka. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah At-Thalaq ayat 2–3:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya:
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. At-Thalaq: 2–3)

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Saat ini kita berada di bulan Sya‘ban, bulan yang sering kali dilupakan oleh banyak orang, padahal bulan ini memiliki keutamaan yang besar. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu:

قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنَ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ؟
فَقَالَ:
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya:
“Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihat engkau berpuasa dalam satu bulan sebagaimana engkau berpuasa di bulan Sya‘ban.” Beliau bersabda, “Itulah bulan yang sering dilupakan manusia, antara Rajab dan Ramadhan. Pada bulan itu amalan-amalan diangkat kepada Rabb semesta alam, dan aku ingin ketika amalanku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.”
(HR. An-Nasa’i dan Ahmad)

Hadits ini menunjukkan betapa istimewanya bulan Sya‘ban. Rasulullah SAW banyak berpuasa di bulan ini sebagai pengajaran kepada umatnya untuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan.

Oleh karena itu, kita sebagai umatnya hendaknya mengikuti jejak beliau dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk memaksimalkan persiapan spiritual di bulan Sya‘ban menjelang Ramadhan:

Pertama, meningkatkan kualitas ibadah.
Bulan Sya‘ban adalah waktu yang tepat untuk melatih diri meningkatkan ibadah. Jika selama ini kita kurang membaca Al-Qur’an, maka mulailah membiasakan diri membaca dan memahami maknanya.
Jika shalat kita masih sering lalai, maka inilah saatnya kita lebih disiplin.
Jika kita jarang berdoa dan berdzikir, maka mari kita biasakan mulai sekarang.

Kedua, memperbanyak puasa sunnah.
Rasulullah SAW sering berpuasa di bulan Sya‘ban sebagai suri teladan bagi umatnya, sebagai latihan sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Hal ini akan membantu kita menyesuaikan diri dengan ritme puasa sehingga ketika Ramadhan tiba, kita lebih siap menjalankannya dengan ikhlas dan penuh semangat.

Ketiga, memperbanyak istighfar dan memohon ampunan kepada Allah.
Salah satu cara mempersiapkan diri adalah dengan memperbanyak istighfar dan bertaubat. Ramadhan adalah bulan pengampunan, dan hendaknya kita memasukinya dengan hati yang bersih dari dosa-dosa.

Keempat, melatih kesabaran dan menjaga lisan.
Bulan Sya‘ban merupakan kesempatan untuk membiasakan diri menahan amarah, menghindari ghibah, serta berkata baik.
Jika kita telah membiasakan diri sejak bulan Sya‘ban, insyaAllah pada bulan Ramadhan kita akan lebih mudah mengendalikan diri.

Marilah kita manfaatkan bulan Sya‘ban ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita lalai sehingga memasuki bulan Ramadhan tanpa persiapan.

Semoga Allah SWT memberikan kita kesempatan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat, beriman, dan siap beribadah dengan maksimal.
Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.



Penulis : Khairan Efendi


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Tradisi Membaca dalam Islam
31 Mei 2026   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   4

Hidup Penuh dengan Kedamaian
30 Mei 2026   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   3

Etika Berbicara di Media Sosial
29 Mei 2026   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   2

Kurban: Jalan Menuju Ketakwaan dan Kepedulian
26 Mei 2026   Oleh : Khairan Efendi   10

Idul Fitri: Momentum Penyucian Hati dan Penguatan Takwa
18 Maret 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   61

   Berita Popular

Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1560


Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1128


Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      971


Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      954