Avatar

Admin MUI

Penulis Kolom

26 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Husni Mubarak; LGBT Bertentangan dengan HAM



Rabu , 20 Desember 2023



Telah dibaca :  117

SELATPANJANG- Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah, Husni Mubarak, M.Pd.I memberikan materi seminar tentang pencegahan LGBT di kalangan generasi muslim di Gedung Hijau yang berlokasi di kantor bupati kepulauan meranti (18/12/2023). Hadir dalam acara ini antara lain; Drs.KH. Muhammad Mahdi Staff Bupati Kepulauan Meranti Bidang Kesejahteraan Masyarakat, Dr.Imam Ghozali, M.Pd.I Ketua Umum MUI, Muhammad Taufik, S.Pd.I Sekretaris Umum, Zuhaimi,SE,S.Pd.I bendahara umum dan beberapa narasumber dalam seminar tersebut.

Seminar tentang pencegahan bahaya LGBT diikuti sekitar 80 siswa tingkat SLTA Se-Kabupaten Kepulauan Meranti dan Mahasiswa STAI Nurul Hidayah. Seminar ini mengkaji dari beberapa aspek LGBT seperti sudut pandang sejarah, sosial, pendidikan dan hukum.

Husni Mubarak menyoroti kasus ini dari segi sejarah. Menurut camat tebing tinggi ini, perilaku penyimpangan seksual sebenarnya sudah lama terjadi di masa lalu yaitu sejak masa Nabi Luth A.S. Mengutip Pendapat Muhammad Fuad Abdul baqi tentang Surat Al-Angkabut (29):28 mengatakan bahwa kata”ata’tuuna” (mengapa kalian mengerjakan) diganti dengan “innakum lata’tuuna” (kamu benar-benar mengerjakan). Ini menunjukan bahwa perbuatan-perbuatan tersebut merupakan cermin dari perilaku yang bukan saja penyimpangan antara perbedaan jenis, tapi juga sesama jenis dengan format yang berbeda-beda. Bahasa sekarang lebih terkenal dengan sebutan LGBT.

Dalam konteks sejarah, para pelaku LGBT pada masa lalu telah diperingatkan oleh Allah SWT. Namun ada sebagian kelompok yang tidak mengindahkan peringatan tersebut. mereka memandang sebagai bagian Hak Asasi Manusia (HAM) yang tidak boleh siapapun yang melarangnya. Padahal, hakikat dari LGBT itu bertentangan dengan HAM. Salah satu bukti perlindungan HAM yaitu menjaga eksistensi peradaban manusia. Justru perilaku tersebut menghancurkan peradaban. Akibatnya, turun adzab Allah terhadap kelompok-kelompok tersebut.

Sebagai penutup, Husni Mubarak mengharapkan kepada para mahasiswa dan siswa untuk menjadi pelopor gerakan anti LGBT di Kabupaten Kepulauan Meranti. Gerakan ini harus dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan di sekitarnya. Kesadaran-kesadaran ini merupakan jalan untuk mencegah adanya bahaya LGBT.

 



Penulis : Admin MUI


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Imlek dan Spirit Kebersamaan Melawan Politik Kebencian
17 Februari 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   39

Malam Santuanan di Mantiasa dan Cermin Kepedulian Kita
01 Februari 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   62

   Berita Popular

Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1559


Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1126


Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      967


Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      953