
Muharram dalam hitungan bulan
hijriyah menepati pada posisi pertama, termasuk pada pada bulan yang di
istimewakan, bulan yang di mulyakan oleh allah SWt, nama lain dari bulan ini Adalah
Ashurul Hurum (bulan haram), disebut bulan haram Adalah bulan yang diharamkan
oleh allah untuk hamba-hamba nya melakukan perbuatan dosa dan kezholiman. Dialam
kitab suci Al Qur’an Allah telah sebutkan
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ
اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ
Sesungguhnya hitungan bulan di
sisi Allah itu ada dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah.
Diantra empat bulan yang
disebutkan dalam Al Qur’an tersebut, tidak lah disebutkan secara rinci bulan
apa saja yang dimuliakan oleh allah , akan tetapi hadis nabi telah menjelaskan
kepada kita, diataranya Adalah tiganya berturut-turut “DzulKo’dah, Dzulhijjah,
dan Muharram” sedangkan yang satunya terpisah y aitu “Rajab”, (Duratunnasihin).
Bulan Muharram, Sebagian orang-orang
kita mengenal nya Dengan sebutan bulan Syuro, yang diambil dari kata “Asyura”
hari ke sepuluh pada bulan Muharram.Sebagian orang juga memaknai bulan syuro ini
sebagai bulan yang mengerikan, bulan kermat, bulan agung, bulan Dimana para ahli spiritual memuja dan memuji
nya dengan berbagai macam cara, sehingga masih sering kita temui dimasyarakat
bulan syuro ini mereka tidak berani melakukan resepsi atau acara makan-makan
besar, seperti mantu “menikahkan anak” mendirikan rumah dan lain sebagainya,
padahal jika kita lihat dari sejarahnya menurut beberapa ahli, kenapa bulan
syura ini dilarang untuk melaksanakan pernikahan, ini dikarenakan pada 10
muraharam atau syura ini terdapat peristiwa yang memilukan Dimana cucu
kesyangan Rasulullah dibutuh di karbala, sehingga pada waktu itu disebut bulan
duka, oleh karena itu sebagai cara kita untuk menghormati peristiwa karbala maaka
kita dilarang untuk melaksankan pesta, bersenang-senang dan lain sebagainya. Dan
masih banyak hal lagi tradisi dan keyakinan dimasyarakat perihal bulan syura
ini, namun dalam kesempatan ini artikel saya akan membahas tentang niliai-nilai
positif yang ada pada bulan muharaam tersebut.
Saya mengutip dari kitab kanzun
Naja, ada sepuluh amalan didalam bulan Syura, yang tidambahkan lagi dua amalan
lebih sempurna.
Yang perama Adalah Sum
(berpuasa), berpuasa dibulan muhararam termasuk amalan sunnah yang sangat dianjurkan
“Afdhalushiami bakda Ramadhan, Shahrul Muharram” sebaik-baik nya puasa setelah Ramadhan Adalah bulan
muharram. Selain dari pada perintah itu. Rasulullah juga perintah kan kepada
para sahabat dan kita semua ummatnya ini untuk melakukan puasa dibulan muharram
ini. Terutama pada sepuluah muharram (‘asyura). Namun Ketika Rasulullah perintahkan
kepada sahabat untuk melukan puasa pada tanggal 10 Muharram, ada sahabat yang
bertanya “bukankah itu hari yang dumuliyakan oleh kaum yahudi dan Nasrani,”
para sahabat khawatir puasa yang dilakukan itu menyamai puasa amalanya kaum yahudi
dan Nasrani, maka Rasulullah pun menegaskan “ jika aku menemui muharram tahun
depan maka aku akan berpuasa pada tanggal 9” inilah menjadi kesunnahan berpuasa
pada hari Sembilan muharram atau disebut juga Dengan hari Tasu’a. perintah itu
juga boleh dilakukan satu hari sebelum atau satu hari setelah nya, untuk
membedakan antara puasa kaum Muslimin dan kaum yahudi. Namun juga tidak ada salah
nya jika kita berpuasa pada tangga 1 muharram atau satu syura ini, asalkan
tidak di iringi dengan niat yang lain selain hanya untuk beribadah kepada allah
SWT.
Yang kedua (sholli), shalat,
amalan yang sangat dianjurkan selama bulan muharram ini Adalah memperbanyak
sholat sunnah, Adapun sholat sunnah yang sangat dianjurkan dalam bulan yang Istimewa
ini Adalah berkiamaul Laili, sholat tahajud, hajad, tasybih, witir dan lain
sebagainya. Namun dalam kajian ini ada Sebagian kalangan orang-orang sholeh menegaskan
untuk memperbanyak sholat tasybih, shalat tasybih ini akan sangat berat bagi
mereka yang tidak pernah melaksanakan, selain dari bacaan tasybih yang banyak
juga durasi shalat nya lebih lama dari shalat sunnah lainya, dan harus menguras
tenaga yang luar biasa, namun bagi mereka yang telah menikmati shalat Tasybih
akan terasa nikmat dan nyaman.
Setiap Gerakannya diselingi dengan
ratusan kalimat tasybih, pada rakaat pertama, setelah membaca surat dari Al qur’an
membaca tasybih sebanyak 15 kali, kemudian setelah rukuk membaca 10 kali, I’tidak
membaca 10 kali, sujud 10 kali, duduk diantara sujud 10 kali, kemudian sujud
kedua 10 kali, sebelum berdiri pada rakaat kedua membaca 10 kali, dan kemudian
melanjutkan pada rakaat kedua dengan jumlah bacaan yang sama, dan dibaca
setelah bacaan sholat sebagaimana mestinya. Jika kita orang awam melakasanakan
shalat tasybih ini membutuhkan waktu
lebih kurang 30 menit atau bahakan lebih, namun demikian jika dilaksanakan atas
dasar niat karena allah maka lama berdiri tidak akan menjadi permasalahan bagi
kita.
Yang ke tiga Shil (Shilaturahim).
Shilaturahim dalam bulan yang mulia
ini sangat diajurkan, shilaturahim Adalah menyambung tali persaudaraan atau
kasih sayang antar sesama, berpahala besar Ketika seorang hamba pada bulan mulia
ini melakukan jalinan persaudaran diantara sesamaanya, namun perlu diperhatikan
Ketika kita bersilaturahim atau mengunjungi kediaman saudara kita, hal-hal yang
perlu diperhatikan, jangan sampai kita menyentuh makanan sebelum dipersilahkan
oleh tuan rumah, dan jangan sampai pandangan kita liar berkeliling ruang rumah
yang sedang kita tamui, sungguh yang demikian itu Adalah tidak baik untuk dilakukan.
Terkadang sudah menjadi kebiasaan kita Ketika bertamu dikediaman saudara kita sering
kali pandangan kita mengarah keliling ruangan melihat dan bahkan menyentuh
barang-barang miliki saudara kita sebelum minta izin terlebih dahulu.
Ada banyak manfaat shilaturrahim Ketika
kita lakukan, diantara nya akan memudahkan urusan, memberikan kemudahan dalam sesuatu
urusan, apalagi jika kita laksanakan pada bulan istimwa ini maka ada ratusan
kali lipat pahala yang allah siapkan kepada pelaku amalan sunnah dibulan
muharram ini.
Ke empat mengunjungi orang-orang
alim. Mengunjungi orang alim atau para guru-guru kita Adalah termasuk
amalan yang sangat dianjurkan pada bulan muharram ini, Ketika kita mengunjunginya
maka kita akan memperoleh banyak kemanfaatan, seseorang dapat memperoleh ilmu,
nasihat, keberkahan doa, serta teladan dalam menjalani kehidupan. Di hadapan
para ulama dan guru, kita belajar bahwa ilmu bukan hanya untuk diketahui,
tetapi juga untuk diamalkan. Dari tutur kata mereka yang lembut, kita
mendapatkan hikmah. Dari kesabaran dan keteladanan mereka, kita belajar tentang
keikhlasan dalam beribadah dan mengabdi kepada sesama.
Muharram sebagai salah satu bulan
yang dimuliakan Allah merupakan momentum yang tepat untuk mempererat
silaturahmi dengan para guru. Sebab, keberhasilan seseorang tidak terlepas dari
jasa mereka yang telah mengajarkan ilmu, membimbing akhlak, dan mendoakan
kebaikan bagi murid-muridnya. Mengunjungi mereka adalah bentuk penghormatan dan
rasa syukur atas segala ilmu yang telah diberikan. Rasulullah ﷺ mengajarkan
kepada umatnya untuk menghormati orang-orang yang berilmu. Dengan mendatangi
mereka, hati yang keras menjadi lembut, jiwa yang gelisah menjadi tenang, dan
semangat untuk beribadah kembali tumbuh. Tidak jarang, satu nasihat dari
seorang guru mampu mengubah arah kehidupan seseorang menjadi lebih baik.Oleh
karena itu, marilah kita manfaatkan bulan Muharram ini untuk menyambung kembali
tali silaturahmi dengan para guru dan orang-orang saleh. Datanglah dengan penuh
adab dan kerendahan hati, memohon doa serta nasihat mereka. Semoga melalui
keberkahan ilmu dan doa para guru, Allah Swt. melimpahkan kemudahan,
keselamatan, serta keberkahan dalam kehidupan kita di dunia dan di akhirat.
Aamiin.
Bersambung………
Penulis : M.Taufik, S.Pd.i
Persoalan Ideologi Sunni dan Syi'ah
01 Juni 2026   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   16
Tamak dan Takut Mati
31 Mei 2026   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   23
Dari Setetes Air Menuju Kehidupan
31 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   272
Yahudi dan Ketakutan akan Kematian
30 Mei 2026   Oleh : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I   18
Ketika Iman Melahirkan Kepedulian
29 Mei 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   83
Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1587
Golongan Orang Yang dirindui Surga Bagian I (Bang Herman Sang Ojol Sholeh).
Senin , 12 Mei 2025      1315
Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1169
Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      1005
Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      963