
Obat Sedih dalam Kehidupan Sehari-Hari
اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ،
وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا
الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ
سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و
سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ
وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا
الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ
تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ
مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ
فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا
اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِيمْ
Saudara-Saudara ku Jama’ah Sholat Jum’at yang
Dimulyakan oleh Allah SWT,
Pertama-tama, marilah kita senantiasa
mensyukuri atas segala kenikmatan yang telah dianugrahkan oleh Allah kepada
kita dengan cara meningkatkan takwa kita kepada-Nya.
Kedua, sholawat dan salam semoga senantiasa
tercurahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga besarnya, sahabat-sahabatnya, para
tabi’in, tabi’in tabi’in, para ulama hingga kepada umat-umatnya. Semoga kita
mendapatkan syafaatnya. Amin.
Para Jama’ah Jum’at Yang Dimulyakan oleh
Allah SWT,
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering
mengalami kesedihan. Ada kesedihan disebabkan oleh faktor-faktor yang terlihat
panca indera seperti kehilangan jabatan, tidak punya pekerjaan, keluarga sakit
tidak kunjung sembuh, bertengkar dengan pasangan hidup, tidak bisa membayar
kuliah anak dan lain-lain. Ada kesedihan tiba-tiba muncul karena tidak tahu
penyebabnya. Ada rasa gelisah yang bersarang dalam hati, pikiran tidak tenang,
dan makan pun tidak selera. Semua jenis kesedihan ini sangat mengganggu
pikiran, ketenangan hati dan proudiktifitas pekerjaan sehari-hari. Bahkan dalam
jangka panjang kesedihan ini bisa menimbulkan berbagai macam penyakit, baik
penyakit yang menyerang jiwa atau penyakit yang menyerang organ jasmani seperti
jantung, liver, paru-paru, darah tinggi dan kolesterol akut serta beragam
penyakit lainnya.
Para Jama’ah Yang Dimuliakan oleh Allah
SWT,
Allah telah menjelaskan dalam Q.S.
Al-‘Ankabut ayat 2-3 sebagai berikut:
اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ
لَا يُفْتَنُوْنَ ٢
وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللّٰهُ
الَّذِيْنَ صَدَقُوْا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكٰذِبِيْنَ ٣
Artinya:
Apakah manusia mengira bahwa mereka akan
dibiarkan (hanya dengan) berkata, “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak
diuji?
Sungguh, Kami benar-benar telah menguji
orang-orang sebelum mereka. Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan
pasti mengetahui para pendusta.
Dua ayat tersebut merupakan standarisasi
setiap orang yang sudah mengikrarkan kalimat syahadat-اشهد ان لا اله الا
الله واشهد ان محمد رسول الله
-, bahwa saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa
Muhammad adalah utusan Allah, akan mendapatkan ujian dalam kehidupan
sehari-hari. Ujian dalam beragam aspek, yang kadang menimbulkan goncangan jiwa,
putus asa dan kehilangan kepercayaan,
kadang juga ujian yang mampu menambah kekuatan keimanan kita kepada
Allah SWT.
Ujian hidup sebenarnya bukan hanya
orang-orang yang beriman saja. Kelompok manusia yang menentang Allah juga
sangat besar ujiannya.
Contoh suatu bangsa yang telah dikutuk oleh
Allah yaitu bani Israel. Allah telah mengutuknya, hingga kehilangan negara di Palestina
dan ribuan saudara-saudaranya meninggal dunia berdiaspora ke negara barat.
mereka banyak dibunuh, dipancung, disiksa oleh penguasa di daerah tersebut.
namun mereka mempunyai kekuatan jiwa yang sangat hebat. berani menahan seluruh
penderitaan dengan tabah. Akhirnya, kini mereka menjadi penguasa politik, ilmu
pengetahuan, teknologi dan ekonomi di negara-negara barat.
Contoh hamba-hamba Allah yang mendapatkan
ujian hidup yang sangat mengerikan seperti Bilal bin Rabah sahabat Nabi
Muhammad SAW. Ia adalah seorang budak berkulit hitam dari Habasyah yang
menghabiskan hari-hari bekerja untuk Umayyah bin Khalaf-salah satu pembesar
Quraisy. Ketika ia mengetahui Bilal masuk Islam, ia menyeret Bilal dan
melemparkan di hamparan Padang Pasir yang sangat panas. Bilal tanpa baju,
dicambuk hingga keluar darah di sekujur tubuh. Umayyah juga meletakan batu
besar di atas dada nya. Namun dengan keyakinan tauhid yang sangat kuat, bilal
senantiasa berdzikir : “ahad, ahad, ahad”-Allah Yang Maha Esa.
Dua contoh tersebut, bahwa ujian selalu
saja terjadi kepada siapa saja untuk membuktikan sejauh mana kualitas daya
tahan diri mereka terhadap gempuran-gempuran badai cobaan. Banyak kisah-kisah
di sekitar kita orang-orang yang biasa-biasa saja, tapi mampu melewati ujian
kehidupan yang sangat berat seperti kesulitan ekonomi, sakit dan sejenisnya. Mereka
berhasil melewati ujian penuh dengan ketengan jiwa. Kita yang menyaksikan
terkadang meneteskan air mata. Tapi mereka berhasil mengubah ujian hidup
menjadi manusia kuat, berjiwa tangguh, dan selalu siap menghadapi ujian hidup.
Keberanian menghadai ujian hidup dan mampu mengelola nya sebagai suatu kekuatan
positif pada dirinya, berarti ia telah menjadi bagian manusia yang dicita-cita
kan oleh Allah SWT, sebagaimana hadist Nabi Muhammad saw berbunyi:
إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ
الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ
فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ
artinya:
“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat.
Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk
mereka. Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah.
Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.” (HR. Ibnu Majah
no. 4031).
Para Jamaah Sholat Jum’at Yang Dimulyakan Oleh Allah SWT,
Dari paparan di atas, bahwa ujian yang
Allah hadirkan pada diri kita sebenarnya agar diri kita semakin mengenal Allah
SWT. Semua ada di dunia ini sebenarnya milik Allah, termasuk ujian tersebut. Ia
hadir agar kita senantiasa melihat sesuatu dengan kacamata ilahiyah. Ketika
kita masih fokus seluruh pikiran dan tenaga hanya pada ujian, kita akan
menderita sepanjang hidup. Namun ketika kita sudah bisa memfokuskan pikiran dan seluruh tenaga akan keindahan
rencana Allah pada diri kita, maka kita akan bisa menyelesaikan ujian hidup
dengan damai dan penuh dengan kebahagiaan. Sebab semua yang kita lakukan
hakikatnya mendapatkan ridha Allah baik segala sesuatu yang menyenangkan pada
diri kita maupun yang tidak menyenangkan diri kita. Jadi, tugas kita saat ini
yaitu mengelola segala ujian hidup menjadi bagian dari nilai ibadah kepada-Nya.
جَعَلَنا اللهُ وَإيَّاكم مِنَ الفَائِزِين الآمِنِين، وَأدْخَلَنَا
وإِيَّاكم فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ المُؤْمِنِيْنَ : أعُوذُ بِاللهِ مِنَ
الشَّيْطانِ الرَّجِيمْ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ: يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا. باَرَكَ اللهُ
لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ
وذِكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى
جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ
وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ
لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ
رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ
وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا
النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا
أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ
ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ
عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا
تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ
وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ
الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ
الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ
اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ
الرَّاحِمِيْنَ اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ
وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ
أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ
وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ
مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ
إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ
وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا
وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ
اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى
الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا
لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا
بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ
وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ
اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ
اللهِ أَكْبَرْ
Penulis : Dr. Imam Ghozali,SH,M.Pd.I
Idul Fitri: Momentum Penyucian Hati dan Penguatan Takwa
18 Maret 2026   Oleh : M.Taufik, S.Pd.i   51
5 Esensi Bulan Suci Ramadhan
27 Februari 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   26
Ramadhan Baru Dua Hari: Jangan Hanya Semangat di Awal
20 Februari 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   39
Bekal Menyambut Ramadhan
13 Februari 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   43
Menangislah Saat Membaca Al-Qur'an
06 Februari 2026   Oleh : Muhtaruddin,M.Pd.I   42
Bisa Sang Mawar Berduri
Rabu , 05 Maret 2025      1545
Golongan Orang Yang dirindui Surga Bagian I (Bang Herman Sang Ojol Sholeh).
Senin , 12 Mei 2025      1235
Cahaya dari Lantai Pesantren
Minggu , 14 Desember 2025      1117
Pelita Diujung desa
Selasa , 02 Desember 2025      956
Malam Pertama di Bulan Suci.
Sabtu , 01 Maret 2025      950